Booktalk Duo Detektif: Sabotase Lokomotif B2503 Karya Wiwien Winarto

Sebagai bagian dari kegiatan dalam Festival Kota Lama 2019, pada hari Selasa (17/09/2019) kembali dilangsungkan acara bedah buku di Amphitheater Oudetrap. Acara yang banyak dihadiri oleh sesama penulis ini membahas buku dengan tema yang berbeda dengan buku-buku yang sudah dibahas sebelumnya dalam rangkaian acara yang sama. Sebelumnya buku-buku untuk orang dewasa yang dijadikan subyek bahasan. Kali ini giliran buku untuk anak-anak yang ditampilkan, yaitu buku “Duo Detektif: Sabotase Lokomotif B2503” karangan Wiwien Winarto.

Menurut penuturan sang penulis, ia terinspirasi oleh cerita komik serial Detektif Conan dan Sherlock Holmes ketika memutuskan untuk menulis buku tersebut. Buku yang berlatar tempat di seputaran wilayah Jawa Tengah ini menceritakantentang duo detektif cilik yang masih duduk di bangku SD. Berdua, mereka mencoba memecahkan kasus sabotase lokomotif bernomor B2503 yang merupakan rangkaian dari kereta uap wisata yang ada di Ambarawa. Buku ini tidak hanya berisipetualangan semata, namun didalamnya juga terkandung pesan moral yang disisipkan penulisnya untuk anak-anak yang membacanya.

Penulis juga menyampaikan bahwa bagian tersulit ketika membuat buku untuk anak adalah dalam menuangkan imajinasi ke dalam bahasa yang sederhana namun seru, agar anak-anak bisa memahami jalan cerita di buku dan tertarik untuk membacanya sampai tamat.Salah satu kuncinya menurut sang penulis adalah dengan menghindari kalimat-kalimat panjang. Usahakan untuk membuat kalimat yang berisi kurang dari 10 kata. Lebih daripada itu akan sulit dicerna oleh anak. Sebelum menulis buku untuk anak-anak, seorang penulis sebaiknya juga mempelajari psikologi anak, agar bukunyamengena di hati dan pikiran anak-anak.

Leave a Comment