Ough! Sunan Kuning di Booktalk Festival Kota Lama

Booktalk pada hari Kamis (19/9/19) ini mendiskusikan sebuah buku yang berjudu lunik, “Ough! Sunan Kuning (1966-2019)”, karya Bambang Iss Wirya. Acara yang berlangsung di Ampiteater Oudetrap Kota Lama ini dibuka oleh Tirta Nursari selaku narasumber bersama Bambang si penulis buku yang bersangkutan. Ada 25 peserta yang hadir di acarainidan rata-rata mengaku terkesan dengan judul buku tersebut. Semua warga kota Semarang, memang tak pelak lagi pasti tahu Sunan Kuning atau kerap disingkat dengan SK.

Sunan Kuning merupakan tempat lokalisasi pekerja seks di Semarang, semacam Gang Doli di Surabaya atau Sarkem di Jogja. Bambangmemiliki ide untuk segera menerbitkan buku ini ketika mendengar kabar bahwa SK akan ditutup oleh pemda Semarang pada tahun 2019 ini. Riset untukisi buku tersebut sebenarnya sudah diawali sejak lama, yaitu ketika ia masih menjadi wartawan Suara Merdeka pada tahun 70an.  Namun riset intensifnya baru dilakukan pada tahun 2017 dan bukunya baru bisa terbit tahun ini.

Karya ketiga Bambang ini laris manis. Buku yang diterbitkan sejumlah 300 eksemplar ini sudah habis terjual. Sedemikian menariknya buku ini sehingga acara bedah bukunya berhasil menarik pengunjung-pengunjung istimewa, diantaranya adalah penulis buku asli semarangan, Handry TM dan narasumber workshop training Passion to Action,Harry Xiao. Beliau yang baru saja selesai mengisi materi workshop tersebut langsung bergegas datang ke acara Booktalk ini.

Menurut Tirta, buku ini layak dibaca oleh kalangan muda dan dewasa. Bahasanya lincah, segar dan menggunakan bahasa dialog sehari-hari orang Semarang, sehingga dinamika kehidupan di SK bisa tergambarkan dengan nyata dan menarik. Buku ini sarat dengan nilai-nilai sejarah, sosial dan religi.

Bambang sekila smenjelaskan bahwa dulu lokasi SK ini merupakan pemukiman penduduk yang didalamnya terdapat anak-anak, orang tua dan keluarga biasa. Namun sejaktahun 2019, sudah tidak ada lagi rumah tangga biasadan anak-anak di SK. Penduduk biasa sudah direlokasi dan sekarang SK menjadi lokasi hiburan umum dan hiburan para lelaki khususnya.

Di hari yang sama pada pukul 19.30 WIB, di gedung Marabunta diadakan acara VIP Dinner yang dihadiri oleh tamu-tamu undangan panitia. Para tamu undangan duduk di kursi-kursi yang disusun melingkari ruangan. Bagian tengah ruangan dikosongkan untuk area panggung hiburan musik dan tempat dansa. Dalam acara ini diundi beragam hadiah door prize dengan hadiah utama voucher perjalanan wisata Hongkong.

Leave a Comment