Walikota Semarang, Hendrar Prihadi: “Festival Kota Lama harus Menjadi Primadona Kota Lama”

Jumat petang (13/9/19), Walikota Semarang, Hendrar Prihadi secara resmi membuka Festival Kota Lama Semarang 2019. Dimeriahkan dengan penampilan kelompok musik Gambang Semarang, Opening Ceremony  yang diadakan di gedung Marabunta itu dihadiri oleh sekitar 150 undangan yang terdiri dari berbagai kalangan masyarakat. Pada kesempatan itu, Walikota Hendrar Prihadi berharap agar festival yang digelar setiap tahun ini bisa menjadi primadona Kota Lama. 

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang hanya berlangsung 3 hari, Festival Kota Lama (FKL) 2019 akan berlangsung selama 11 hari, yakni 12 hingga 22 September mendatang. Menurut Ketua Panitia FKL 2019, Yeru…. mengatakan “Dengan durasi waktu yang lebih lama, festival kota lama akan menjadi event yang selalu dinanti-nantikan masyarakat sekitar, luar daerah bahkan wisatawan mancanegara”. Sehingga cita-cita menjadikan Kota Lama Semarang sebagai destinasi wisata dunia dapat terwujud. Oleh karena itu FKL 2019 mengusung tema “Indische Parade, Kota Lama Menyongsong Destinasi Wisata Dunia.

Berbagai acara menarik akan memeriahkan FKL 2019. Diantaranya Pagelaran Wayang Kulit di gedung Marabunta, Pameran Karya Sketsa Bangunan Cagar Budaya yang  di gedung Monod Diephuis, Pameran Jepara di Soesman, Booktalk di Amphiteater Oudetrap, pemutaran dan nonton bareng film-film bersetting lokasi kota Semarang, jelajah tempat bersejarah bersama komunitas pegiat sejarah gedung-gedung di Kota Lama, dan  yang selaludinantipecintakuliner, PasarSentiling. “Kekhasan dari Festival Kota Lama ada di kulinernya, karena banyak kuliner legenda yang tersedia, maka datanglah ke Pasar Sentiling untuk merasakannya sendiri” tandas Walikota Hendrar Prihadi.

Leave a Comment